Tampilkan postingan dengan label Cafe Racer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cafe Racer. Tampilkan semua postingan

Kamis, 04 September 2014

Cafe - Chopper,Hantu Laut

 Kaisar Ruby dikenal sebagai motor yang bergenre cruiser biasanya sih dimodif aliran touring penambahan aksesoris kulit,tas samping kiri – kanan, rumbai-rumbai. Nah .. kali ini berbeda. Donny ‘Batax’ Permana menggarap Kaisar Ruby. Motor ini milik salah seorang mahasiswa universitas swasta di Jakarta.
“Konsepnya sih seperti garapan khas saya mas yaitu cafe racer. Saya pertahankan kaki-kaki standar. Pelek monoblock ukuran 2,5” depan dan 3” belakang.Dibalut karet bundar ukuran sama yaitu Shinko ukuran 400 – 16 dan belakang 500 - 16” tandas Donny.
Area rangka mengalami customize yaitu area tengah ke belakang. Lazim disebut stock custom.  Sedangkan produk hand made khas Hantu Laut yaitu tangki bahan bakar, bagian ekor, knalpot, dan area setang. Sisi kelistrikan lampu menggamit produk Polaris. Tangki dan sektor bodi dilabur warna abu-abu. Tak lupa tulisan gothic Hantu Laut menghiasi tangki.
“Knalpot dibalut thermal wrap selain fungsional juga memperkuat kesan klasik” imbuh Donny.
Jok handmade dengan kulit sintetis. Sektor mesin kudu diubah yaitu bore up dengan dijejali piston Kawasaki Kaze plus pen stroke 5 mm. Pengabut bahan bakar orisinil ditanggalkan diganti dengan aftermarket dari negeri Siam.
Lama penggarapannya memakan waktu kurang lebih dua bulan. Hasilnya pun memuaskan.
“Karena kaki depan besar, pengendalian relatif berat tapi bila sudah biasa entar bisa kok” pungkas Donny.
(http://fahrulnceo.blogspot.com)


Selasa, 02 September 2014

Honda Megapro Cafe Racer Simpel Elegan


Solo - Mada Saputra adalah siswa kelas 3 jurusan permesinan pada sebuah SMK di Solo. Namun tak seperti siswa SMK pada umunnya yang doyan modifikasi dengan motor-motor sport lansiran sekarang, doi malah lebih suka ngemodifikasi Honda Megapro lansiran 2005.

Tak tanggung-tanggung pula, style modif yang dipilih malah ngerujuk motor balap jadul, yakni cafe racer. Alasannya. "Ttampil ala cafe racer buat saya lebih terkesan retro dan akan apik bila basicnya motor keluaran 2000-an, " yakin warga Bangunharjo, Jebres, Solo.

Namun demikian, walaupun sangat ingin memodifikasi, olahan modif tak digarapnya seorang diri. Siswa kelas 3 jurusan permesinan tersebut menggandeng Ondho Custom Garage yang buka bengkel modif motor di dekat kampus UMS Solo.

Bila mau diamati lebih jauh. Sejatinya olahan modif yang hadir pada Megapro tersebut lebih kedepankan unsur minimalis dari sebuah konsep cafe racer. Ini juga yang diinginkan Mada.

Makanya tampak simpel. Ubahan sasis  pun tak ekstrem. Hanya di buritan. Pipa besi U dibuat sebagai dudukan jok. Oh ya joknya juga tak manfaatkan hornet dari plat atau fiber ala buntut tawon. Namun memanfaatkan busa jok yang dibuat ala hornet. Kayaknya sih supaya masih bisa boncengin pacar nih.
Lantas tak ada rona striping di tangki, panel bodi. Lebih ke polos namun ngeblink. Ini terlihat dari tutup bak kopling kanan dan panel luar rumah magnet yang disiram krom. Pun tromol depan belakang. Kesannya malah tampilkan segi elegan.Intip pula komponen standar motor banyak yang masih teraplikasi. Misalnya sokrbreker depan serta buritan masih setia memasang komponen aslinya.

Eitz hampir lupa, stang pun cuma dibalik. Kata Mada itu pakai stang Yamaha Fino. Cukup membuat style riding merunduk.

Akhirnya kalau mau dibilang cafe racer simpel, boleh kan? (http://fahrulnceo.blogspot.com/)
Data modifikasi:

Ban    :Swallow 3.50-17 (depan-belakang)
Pelek :17x1.85, 17x2.50
Tangki :Suzuki GT185
Knalpot :custom
Panel tutup aki :plat
Knalpot :variasi
Stang :Yamaha Fino
Bengkel :Ondho Garage